Langsung ke konten utama

SEJARAH BERDIRINYA SMAPAGA

Sekolah ini didirikan pada tanggal 1 mei 1996. Sekolah yang pada awalnya meminjam tempat SMP Pancasila 13 ini adalah skolah pindahan dari Pracimantoro yang dulunya bernama SPG Pancasila Pracimantoro. Sehingga kalau dirunut dari sejarahnya, sekolah ini memiliki sejarah panjang dan besar.

Berdirinya SMA Pancasila 3 Paranggupito berawal dari keprihatinan tokoh-tokoh pendidikan di Paranggupito terhadap kondisi masyarakatnya yang hanya sampai tingkat SMP. Atas prakarsa Bp. Tulatman Siswohandojo (kepala SMP Pancasila 13 Paranggupito) dan Bp. Sriyono(camat Paranggupito yang pertama) pada tahun 1995, SMA Pancasila 3 yang semula berada di Pracimantoro dipindahkan ke Paranggupito. kemudian sejak 1 Mei 1995 SMA ini resmi bernama SMA Pancasila 3 Paranggupito dengan diterbitkannya SK Kakanwil Depdikbud Prop. Jateng , no : 736/IO3/1/1995, tentang surat persetujuan perubahan alamat sekolah.
Pada mulanya kegiatan belajar mengajar masih meminjam ruang SMP Pancasila 13 Paranggupito. hingga kini sudah memiliki 6 kelas. tahun ini berencana membangun 3 kelas lagi.

Layaknya sekolah-sekolah yang baru berdiri, dalam perjalanannya, SMA Pancasila 3 Paranggupito yang kemudian akrab dikenal SMAPAGA, snantiasa berusaha mengembangkan diri dan memajukan instansi demi mencerdaskan masyarakat paranggupito khususnya.

Sekarang ini, yang menjabat sebagai kepala sekolah adalah Drs, Sarto yang didampingi 3 orang wakasek, yaitu : Drs. Marjono, Tarmuji, BA dan Priyo Harjatmo, S.Pd.

Komentar

  1. Barang kali pihak sekolah membutuhkan jasa kami untuk pengembangan . mohon klik link berikut http://ringinoffsetcetakkonveksi.blogspot.co.id/

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

CONTOH LAPORAN KEGIATAN PROMOSI SMA

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN KEGIATAN PROMOSI SEKOLAH DALAM RANGKA PENERIMAAN PESERTA DIDIK (PPD) DISUSUN OLEH: TIM PROMOSI SEKOLAH (TPS) SMA PANCASILA 3 PARANGGUPITO 2011 KATA PENGANTAR Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan promosi dan penyusunan laporan ini hingga semua itu dapat terlaksana dengan baik tanpa ada hambatan yang berarti. Jika tanpa bantuan-Nya mustahil semua ini dapat terlaksana. Kami selaku tim promosi sekolah(TPS) telah melakukan tugas kami yaitu melakukan beberapa kegiatan promosi dan dengan menggunakan beberapa media dalam pelaksanaannya. Diantara kegiatan dan media tersebut adalah ; kegiatan sosialisasi ; pembuatan spanduk ; penyebaran pumflet(selebaran) ; penyebaran angket minat siswa serta publikasi lewat media internet seperti facebook dan blog dimana hal ini masih terus kita lakukan. Semua kegiatan tersebut kiranya perlu untuk kami lakukan demi meningkatkan minat siswa lulusan SMP atau sederajat untuk terterik berseko...

Buto Terong "Super Gedhe"

tokoh wayang yang bernama Buto Terong ini memang berukuran raksasa. pembuatnya adalah ki Dalang Bambang Indri HS, SSn, SPd. salah seorang pengajar di SMAPAGA. kemunculan wayang ini sempat menggegerkan warga paranggupito saat karnaval 17-an tahun 2009 lalu. memang wayaang ini tidak terbuat dari kulit tetapi dari kertas hard cover, karena kalau mau dibuat menggunakan kulit tentu harus kulit badak yang dipakai. mengingat ukuranya yang super besar. gambar di bawah ini adalah ketika p Bambang asyik menatah. "super abeeys...." .

TEKS ANEKDOT

  Di artikel mengenal teks anekdot ini, kamu sudah bisa mengidentifikasi apa pengertian teks anekdot dan perbedaannya dengan humor. Secara sederhana, teks anekdot biasanya bersumber dari kejadian nyata, dan punya tujuan mengkritik. Maka, tidak bisa sembarang cerita lucu dianggap sebagai teks anekdot. Coba perhatikan teks anekdot berikut ini ya: -- Di tengah senja, seorang pejabat korup memancing di sungai. Saking asyiknya memancing, si pejabat tidak sadar air sungainya meluap. Banjir! Si pejabat hanyut dan tidak sadarkan diri. Begitu bangun, dia sudah berada di rumah warga. Betapa beruntungnya dia karena ada orang yang menyelamatkannya. Merasa utang budi, si pejabat ingin berterima kasih kepada warga yang telah menolongnya. “Kamu tahu tidak saya siapa?” tanya pejabat ke laki-laki di sana. “Tidak. Tetapi, wajah Bapak sepertinya tidak asing.” Si laki-laki berusaha mengingat. “Memangnya Bapak siapa?” “Aku ini pejabat negara.” Si laki-laki akhirnya ingat. Orang ini pernah ia tonton di ...